“Ku kan
menari dan bersuka,
Karena-Mu
oh Yesusku
Dan ku kan
minum air-Mu
Bagai rusa
rindu selalu
Ku hidup dalam-Mu
Dan hidup-Mu
di dalamku
Oh, Yesusku
Saya
teringat Tuhan, lebih dari 10 tahun lalu saya menyanyikan lagu tersebut di
sebuah persekutuan doa untuk pelajar
Waktu
berjalan begitu cepat Tuhan, namun satu yang tak tergantikan adalah cinta-Mu
Tuhan
Cinta-Mu
adalah sebuah cinta yang sejati yang tidak pernah ada batasnya
Engkau
mencintai kami semua tanpa terkecuali, setiap pribadi kau perlakukan spesial
Setiap
manusia yang berdosa Engkau panggil untuk Engkau selamatkan
Engkau tidak
pernah memilih-milih Tuhan, semuanya kau kasihi dengan kasih-Mu yang tak
terselami
Engkau
sabar terhadap kami
Seperti
seorang kekasih yang setia menunggu pujaan hatinya untuk kembali kepadanya
Engkau
dengan setia menunggu kami semua untuk kembali ke pelukan-Mu Tuhan
Sampai kami
lelah dengan diri kami sendiri
Sampai kami
capek dengan kesenangan duniawi
Namun Engkau
tidak marah Tuhan
Engkau
berbahagia saat kami, anak yang hilang ini kembali
Seperti
seorang bapak yang merayakan kepulangan anak bungsunya
Engkau
menyambut kami seperti kami ini seseorang yang pantas untuk disambut
Aku ingin
mencintai-Mu Tuhan, lebih dari segala apapun
Sebab apa
yang bisa kulakukan untuk membalas kasih-Mu?
Tidak ada
Kami tidak
bisa membalasnya
Namun
Engkau terus mengasihi kami
Engkau
meyakinkan kami bahwa cinta sejati memang ada
Dan itu
adalah cinta-Mu
…
Oh Yesusku,
Kau sangat kucinta
No comments:
Post a Comment