Wednesday, February 11, 2015

Surat Cintaku

“Ku kan menari dan bersuka,
Karena-Mu oh Yesusku
Dan ku kan minum air-Mu
Bagai rusa rindu selalu
Ku hidup dalam-Mu
Dan hidup-Mu di dalamku
Oh, Yesusku
Kau sangat kucinta”

Saya teringat Tuhan, lebih dari 10 tahun lalu saya menyanyikan lagu tersebut di sebuah persekutuan doa untuk pelajar
Waktu berjalan begitu cepat Tuhan, namun satu yang tak tergantikan adalah cinta-Mu Tuhan
Cinta-Mu adalah sebuah cinta yang sejati yang tidak pernah ada batasnya
Engkau mencintai kami semua tanpa terkecuali, setiap pribadi kau perlakukan spesial
Setiap manusia yang berdosa Engkau panggil untuk Engkau selamatkan
Engkau tidak pernah memilih-milih Tuhan, semuanya kau kasihi dengan kasih-Mu yang tak terselami
Engkau sabar terhadap kami
Seperti seorang kekasih yang setia menunggu pujaan hatinya untuk kembali kepadanya
Engkau dengan setia menunggu kami semua untuk kembali ke pelukan-Mu Tuhan
Sampai kami lelah dengan diri kami sendiri
Sampai kami capek dengan kesenangan duniawi
Namun Engkau tidak marah Tuhan
Engkau berbahagia saat kami, anak yang hilang ini kembali
Seperti seorang bapak yang merayakan kepulangan anak bungsunya
Engkau menyambut kami seperti kami ini seseorang yang pantas untuk disambut
Aku ingin mencintai-Mu Tuhan, lebih dari segala apapun
Sebab apa yang bisa kulakukan untuk membalas kasih-Mu?
Tidak ada
Kami tidak bisa membalasnya
Namun Engkau terus mengasihi kami
Engkau meyakinkan kami bahwa cinta sejati memang ada
Dan itu adalah cinta-Mu

Oh Yesusku, Kau sangat kucinta

No comments:

Post a Comment