Monday, February 9, 2015

LGBT?

Saya ingat beberapa waktu yang lalu di newsfeed Facebook, sangat ramai sebuah pembicaraan tentang seminar LGBT yang diselenggarakan salah satu Universitas Swasta terkemuka di kota kelahiran saya. Reaksi saya saat itu adalah masa bodoh, toh juga saya bukan termasuk yang di antaranya. Saya cukup paham dengan reaksi teman-teman saya yang mengutuk aksi salah satu ormas yang menolak hal tersebut dilakukan dan berujung terhadap pembatalan seminar tersebut. Saya saat itu membenarkan keluh kesah teman saya, toh ormas tersebut juga memang sudah sangat terkenal dengan berita negatifnya.


Tapi itu dulu, sekarang gimana tanggapan saya? Puji Tuhan, seminar tersebut tidak jadi dilaksanakan karena Tuhan memang tidak berkenan terhadap hal-hal tersebut. Mungkin maksud kampus tersebut baik, yaitu menjadi toleran. Tapi apa toleran yang dipikirkan manusia itu tidak melanggar hukum dan ketetapan Allah? Apa mereka yakin toleran bagi sesama sudah pasti berkenan pada Dia? Nanti dulu, sebagai informasi, saya juga pernah berkuliah di kampus tersebut jadi saya tau bahwa toleransi adalah hal yang sangat dijunjung tinggi oleh mereka. Sayangnya kebenaran yang sebenarnya itu malah tidak mereka ajarkan L

Saya akan terus mengatakan kepada kalian bahwa Tuhan menyediakan semua yang kita butuhkan di Kitab Suci dan kita akan mendapatkan jawaban yang kita cari jika kita bertekun di dalam Tuhan. Mengenai hal yang sudah saya jelaskan di atas, ini sudah pernah dibahas di Alkitab, sehingga bukan alasan lagi bagi kita untuk mengatakan tidak tahu.

“Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian” – Imamat 18:22

“Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” – Roma 1:27

Bukankah semuanya itu sudah jelas? Masih mau berkompromi? Yakin mau melawan kata-kata dari Tuhan sendiri? Memang dunia ini mengatakan bahwa toleransi adalah hal yang baik, itu benar, tetapi iblis tentu punya tipu muslihat sendiri untuk membuat sesuatu yang tidak benar jadi kelihatan normal. Percayalah saya pernah terkena bujuk rayu iblis dan hal itu sangat berbahaya.

Saya juga sering dengar sebuah kalimat yang mengatakan, “Tuhan mencintai semua orang tanpa pengecualian” Hal ini sering diteriakkan oleh para aktivis-aktivis LGBT dalam mengkampanyekan kelompoknya. Tentu, Tuhan mencintai semua orang, semua orang tanpa terkecuali, tapi saya tekankan Tuhan tidak mencintai dosa mereka. Sehingga pembenaran yang mereka lakukan ini sebenarnya tidak beralasan sebab Tuhan dengan tegas mengutuk hal yang dianggap-Nya sebagai penyimpangan itu melalui dua ayat di atas. Tetapi kasih Tuhan memungkinkan kalian untuk bertobat dan tidak kembali kepada jalan kalian yang jahat, percayalah Tuhan akan memberikan pemulihan bagimu.

“dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” – 2 Tawarikh 7:14

Manusia memang keras hati, banyak orang yang mengatakan bahwa menjadi LGBT adalah takdir. Apa Tuhan pernah bersabda demikian? Sabda Tuhan sendiri menyebutkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan dan Tuhan memerintahkan mereka untuk beranak cucu.

“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” – Kejadian 1:28


Jadi pertanyaannya, apakah dengan melakukan hal tersebut kalian bisa beranak cucu sesuai dengan perintah Tuhan? Sudah tau jawabannya bukan? J Bertobatlah karena Tuhan Yesus mengasihi kalian semua.

No comments:

Post a Comment